Pemuda asal Balam KM 15, Kabupaten Rokan Hilir, Chandra Setiawan, telah menempuh perjalanan panjang sejak tahun 2023. Chandra, bersama ibunya, mulai berjualan di sekitar lokasi Rig PDSI untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Mereka tak pernah ragu untuk mengikuti rig pengeboran ke mana pun rig tersebut pindah, mulai dari Balam KM 12, KM 16, hingga ke area Bangko dan Sintong.
Chandra Setiawan mengungkapkan, “Kami ikut ke mana rig itu pindah. Kalau lokasinya masih terjangkau, kami buka lapak di sana. Pernah istirahat sebentar karena rig pindah ke Duri yang terlalu jauh, tapi semangat kami tidak pernah surut untuk kembali lagi saat ada rig lain yang mendekat.” Bagi Chandra, rig pengeboran menjadi sumber inspirasi untuk suatu hari nanti menjadi bagian dari kru profesional di atas menara bor.
Pada awal tahun 2025, Chandra mendapatkan informasi tentang program Vokasi Migas yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Tanpa ragu, Chandra mendaftar dan berhasil lolos seleksi hingga akhirnya terpilih untuk mengikuti pelatihan intensif di Indonesia Drilling Training Center (IDTC) Indramayu selama dua bulan. Chandra belajar banyak hal baru, mulai dari regulasi hingga aspek keselamatan kerja yang ketat.
Setelah pulang dari IDTC, Chandra kembali membantu ibunya berjualan di sekitar Rig PDSI yang beroperasi di Menggala dan Sintong. Namun, pada April 2026, Chandra mendapatkan panggilan kerja untuk bergabung di Rig PDSI. Dengan rasa bangga, Chandra menyatakan, “Saya ingin membanggakan orang tua saya. Saya ingin membuktikan bahwa anak seorang penjual makanan di area rig juga bisa menjadi tenaga profesional di sana.”
Sementara itu, Wahyu Kurniawan, putra daerah berdarah Sakai, juga menunjukkan kesuksesan dalam menembus industri hulu migas. Bergabung dengan PDSI melalui program vokasi PHR, Wahyu merasa bangga bisa bersaing di tanah kelahirannya sendiri. Wahyu mengungkapkan, “Ini adalah pembuktian bahwa pemuda asli daerah mampu bersaing di dunia kerja modern.”
Kehidupan Chandra dan Wahyu memberikan gambaran nyata tentang dampak investasi sosial di wilayah kerja PHR. Sinergi Program Penguatan Ekosistem Vokasi antara PHR dan PT PDSI menjadi wadah bagi talenta lokal di Provinsi Riau untuk berkembang dan sejajar dengan standar industri global. Semangat dan dedikasi Chandra serta kesuksesan Wahyu menjadi inspirasi bagi generasi muda Suku Sakai dan talenta lokal lainnya untuk berkontribusi dalam industri migas.