Polsek Tembilahan Hulu melaksanakan kegiatan penyemprotan hama ulat sekaligus pemantauan progres penanaman jagung kuartal I dengan sistem tumpang sari pada lahan masyarakat di Jalan Ojo Lele, Dusun Benua Langkar, Desa Sialang Panjang, pada Jumat pagi, 8 Mei 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Sialang Panjang yang diwakili oleh Sekretaris Desa ABDUL AZIZ, Bhabinkamtibmas Desa Sialang Panjang BRIPKA Sonny Pratama, Babinsa Desa Sialang Panjang SERKA Masri, Ketua Pemuda Desa Sialang Panjang HASBULLAH, dan Anggota BUMDes Sakinah.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengecekan lahan yang sudah ditanami bibit jagung pasca penanaman serentak, pengecekan luasan lahan tumpang sari yang sudah ditanami bibit jagung, memastikan tumbuh kembang tanaman bibit jagung yang sudah ditanam, serta penyemprotan hama ulat pada tanaman jagung. Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Nora Nosa menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan Polri kepada petani untuk mendukung Program Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan dan swasembada pangan.

Dari hasil pemantauan di lapangan, bibit jagung telah mulai tumbuh dengan tinggi sekitar 2 meter, kondisi tanaman banyak ditumbuhi rumput liar yang perlu dibersihkan, usia penanaman jagung sekitar kurang lebih 63 hari, dan saat ini tanaman jagung sudah mulai ada yang berbuah walaupun belum merata. Sekretaris Desa Sialang Panjang, Abdul Aziz, mengapresiasi sinergi TNI-Polri dalam penerapan sistem tumpang sari yang membuat lahan masyarakat menjadi lebih produktif.

Sistem tumpang sari yang diterapkan diharapkan dapat mengoptimalkan hasil pertanian warga. Polsek Tembilahan Hulu bersama Pemdes dan BUMDes Sakinah akan terus melakukan pendampingan rutin hingga masa panen tiba. Dengan demikian, upaya ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.