Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa tidak akan terjadi kenaikan tarif listrik pada bulan Mei 2026. Pernyataan ini dilontarkan sebagai tanggapan atas keluhan masyarakat terkait potensi kenaikan tarif listrik.

Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kebijakan untuk tidak menaikkan tarif listrik tersebut merupakan upaya pemerintah untuk merespons kondisi ekonomi masyarakat yang masih terdampak pandemi Covid-19. Dengan demikian, diharapkan kebijakan ini dapat memberikan keringanan bagi masyarakat dalam menghadapi situasi ekonomi yang sulit.

Pernyataan Menteri ESDM ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang digelar pada hari ini. Konferensi pers tersebut dihadiri oleh sejumlah wartawan dan stakeholder terkait di bidang energi dan sumber daya mineral.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil Lahadalia juga menekankan pentingnya transparansi dalam penetapan tarif listrik. Menurutnya, pemerintah selalu berusaha untuk memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada masyarakat terkait kebijakan tarif listrik.

Meskipun demikian, Bahlil Lahadalia menyadari bahwa masih banyak tantangan yang dihadapi dalam sektor energi dan sumber daya mineral. Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan evaluasi dan perbaikan kebijakan guna meningkatkan pelayanan publik di bidang tersebut.

Sebagai penutup, Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus bekerja keras demi kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai kebijakan yang pro-rakyat.