Pemerintah Kabupaten Siak Regency terus memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Langkah terbaru yang diambil adalah peluncuran Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) serta Whistleblowing System (WBS). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka sosialisasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan tema “Navigasi Hukum Implementasi KUHP Baru dan Mitigasi Risiko Pidana Korupsi” yang berlangsung di salah satu hotel di Pekanbaru pada Rabu (6/5/2026).
Bupati Siak, Afni Zulkifli, hadir sebagai keynote speaker dalam acara yang diorganisir oleh PT Bumi Siak Pusako Zapin (BSP Zapin), anak perusahaan BUMD PT Bumi Siak Pusako yang bergerak di sektor hilir minyak dan gas bumi. Dalam pemaparannya, Afni menegaskan peran strategis BUMD dalam mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi dividen untuk kepentingan masyarakat.
Afni menyoroti pentingnya transparansi dan integritas pengelolaan BUMD, serta menekankan bahwa integritas dan output yang dihasilkan merupakan hal yang dapat dibuktikan. Menurutnya, output terpenting adalah dividen untuk membangun masyarakat dan daerah. Afni juga menggarisbawahi pentingnya perubahan pola pikir dalam pengelolaan BUMD agar lebih adaptif, inovatif, dan dapat menjawab tantangan zaman.
Dalam kesempatan tersebut, Afni memberikan apresiasi atas langkah BSP Zapin yang mulai memperkuat sistem pencegahan korupsi melalui implementasi SMAP berbasis ISO 37001:2025 serta penerapan Whistleblowing System (WBS). Sistem tersebut dirancang sebagai mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor melalui sistem berbasis layanan online.
Afni menekankan pentingnya integritas sebagai pedoman bagi siapa pun yang bekerja di ruang publik, serta menegaskan bahwa setiap kebijakan di lingkungan BUMD harus disertai evaluasi berkelanjutan agar implementasinya efektif dan memberikan dampak nyata bagi daerah. Sebagai Bupati perempuan pertama di Siak, Afni mendorong seluruh BUMD di daerahnya untuk terus melakukan inovasi dan terobosan guna meningkatkan kinerja serta kontribusi terhadap PAD.
Peluncuran SMAP dan WBS diharapkan menjadi langkah awal penguatan sistem tata kelola yang bersih dan profesional, serta mendorong BUMD di Siak Regency semakin berdaya saing dan dipercaya publik. Dengan demikian, diharapkan BUMD dapat memiliki kinerja positif dan memberikan kontribusi yang maksimal bagi daerah.