PT EMP Energi Riau menangani rembesan sisa minyak yang terjadi akibat kebocoran pipa water injection line di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Selasa, 28 April 2026. Rembesan tersebut dilaporkan mengenai sejumlah lahan di sekitar permukiman warga. Saat ini, tim perusahaan telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan.

CSR and Communication Division EMP Energi Riau, Iman Soerjasantosa, menyatakan bahwa pipa yang mengalami kebocoran merupakan jalur water injection dari Stasiun Kerumutan menuju Stasiun Merbau, bukan pipa penyalur minyak mentah. Dia menjelaskan, pipa tersebut sebelumnya pernah digunakan untuk menyalurkan minyak pada masa pengelolaan PT PHE Kampar. Namun, sejak dikelola EMP Energi Riau, pipa dialihfungsikan sebagai saluran air injeksi karena faktor usia.

Iman juga menyatakan, “Material yang keluar dari titik kebocoran merupakan sisa-sisa minyak lama yang masih menempel di bagian dalam pipa.” Dikatakannya dugaan sementara penyebab kebocoran adalah korosi pada pipa yang sudah berumur. Setelah menerima laporan, perusahaan langsung menutup aliran air pada pipa tersebut sebagai langkah awal pengamanan.

Saat ini, tim di lapangan tengah melakukan perbaikan pada titik kebocoran sekaligus pembersihan area terdampak. Proses pemulihan lingkungan ditargetkan selesai pada hari yang sama. Iman menegaskan, “Perusahaan bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan agar situasi tetap terkendali dan pemulihan lokasi segera tuntas.”