Kepolisian Daerah Riau telah membentuk tim gabungan untuk mengejar pelaku pembunuhan Dumaris Denny Wati br Setio (60) di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Identitas para pelaku mulai terungkap berdasarkan analisis rekaman kamera pemantau di sekitar lokasi kejadian. Kepala Polda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyatakan bahwa pihaknya telah memerintahkan jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru dan Subdirektorat Jatanras Ditreskrimum Polda Riau untuk bergerak cepat.

Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan kekerasan untuk bersembunyi di wilayah hukum Riau. “Kejahatan yang menghilangkan nyawa orang lain menjadi atensi kami. Insyaallah saya pastikan (pelaku) segera ditangkap,” ujar Irjen Pol Herry Heryawan dalam keterangan resminya, Jumat (1/5/2026). Penyelidikan saat ini mengarah pada dugaan keterlibatan orang dekat korban.

Berdasarkan rekaman CCTV, salah satu pelaku diduga merupakan mantan menantu perempuan korban. Pada Rabu (29/4/2026), terduga pelaku disinyalir tidak sendirian, melainkan dibantu oleh tiga orang lainnya. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua, menjelaskan bahwa penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) susulan untuk memperkuat bukti-bukti fisik.

Hingga saat ini, empat orang saksi telah dimintai keterangan guna menyusun kronologi pelarian para pelaku. “Olah TKP kedua ini bertujuan memastikan tidak ada fakta yang terlewat serta memperkuat alat bukti guna mengungkap kronologi kejadian maupun mengidentifikasi pelaku,” kata Kombes Pol Hasyim Risahondua. Peristiwa tragis terjadi di Jalan Kurnia 2 Nomor 20, Kelurahan Limbungan Baru, saat suami korban, Salmon Meha (65), menemukan istrinya sudah tidak bernyawa di lantai dapur.

Sebelum kejadian, korban sebenarnya diajak suaminya untuk pergi mengurus pajak kendaraan namun memilih untuk tinggal di rumah sendirian. Kepala Unit Reskrim Polsek Rumbai, Iptu Dodi Vivino, mengungkap bahwa pihaknya masih mendalami motif di balik pembunuhan tersebut, termasuk kemungkinan adanya barang berharga yang hilang. Jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk autopsi guna melengkapi berkas penyidikan. -Juh.