Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kukuh S. Wibowo menegaskan bahwa penerimaan CPNS tahun 2021 akan tetap dilaksanakan meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19. “Penerimaan CPNS tetap berjalan, tidak ada penundaan. Kita tetap harus memenuhi kebutuhan ASN di daerah,” kata Kukuh dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (15/3).

Menurut Kukuh, proses penerimaan CPNS tahun ini akan dilakukan secara daring atau online. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kerumunan dan penyebaran virus Covid-19. “Kita akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap mekanisme seleksi CPNS agar tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

Penerimaan CPNS tahun 2021 dijadwalkan akan dibuka pada bulan September mendatang. Kukuh menjelaskan bahwa formasi yang dibutuhkan untuk penerimaan CPNS tahun ini akan disesuaikan dengan kebutuhan instansi pemerintah. “Kita akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan formasi yang dibutuhkan,” tambahnya.

Kukuh juga menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan CPNS akan dilakukan secara transparan dan objektif. “Kita tidak akan mentolerir adanya praktek korupsi atau nepotisme dalam penerimaan CPNS. Semua calon pelamar akan diproses dengan adil dan tidak diskriminatif,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kukuh juga mengimbau kepada seluruh calon pelamar CPNS untuk terus mempersiapkan diri dengan baik. “Persiapkan diri dengan matang, baik dari segi akademik maupun keterampilan yang dibutuhkan. Jangan sia-siakan kesempatan ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, penerimaan CPNS merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan adanya penerimaan CPNS, diharapkan akan terjadi peningkatan jumlah dan kualitas ASN yang akan melayani masyarakat dengan baik.