Sebanyak 883 jemaah calon haji asal Provinsi Riau tiba di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz. Jumlah tersebut terdiri dari 869 jemaah, 4 Petugas Haji Daerah, 2 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, serta 8 petugas kloter. Kepala Kantor Wilayah Kementerian terkait di Riau, Defizon, menjelaskan bahwa dua kloter yang telah diberangkatkan adalah BTH 03 sebanyak 443 orang dan BTH 04 sebanyak 440 orang.
Di sisi lain, tujuh jemaah asal Kota Pekanbaru harus menunda keberangkatan. Empat di antaranya sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Batam, sementara tiga lainnya merupakan pendamping. Defizon menjelaskan bahwa mereka akan diberangkatkan pada kloter berikutnya, menyesuaikan kondisi kesehatan dan ketersediaan kursi pesawat. Ia memastikan bahwa seluruh jemaah yang telah tiba di Madinah dalam kondisi sehat dan dijadwalkan melaksanakan ibadah Arbain serta ziarah ke sejumlah lokasi bersejarah.
Kloter berikutnya, BTH 05, saat ini berada di Asrama Haji Batam dengan total 438 jemaah asal Kabupaten Kampar, 2 dari Kabupaten Siak, serta 1 pembimbing KBIHU, yang juga didampingi petugas haji daerah dan petugas kloter. Pemerintah memastikan bahwa proses pemberangkatan jemaah berjalan lancar, sambil terus memantau kondisi seluruh jemaah, termasuk yang mengalami penundaan keberangkatan.