Sebanyak 50 warga Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terpaksa diungsikan akibat luapan Sungai Cikalong yang meluap akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. “Kami terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena rumah-rumah kami sudah terendam air sungai yang meluap,” ujar Siti, salah seorang warga yang terdampak banjir, Senin (15/11).

Banjir tersebut terjadi pada Minggu (14/11) malam, sekitar pukul 20.00 WIB, saat hujan deras turun secara terus-menerus selama beberapa jam. Sungai Cikalong yang sudah cukup tinggi akibat curah hujan yang tinggi akhirnya meluap dan merendam pemukiman warga. “Kami tidak punya pilihan selain mengungsi karena air sungai terus naik dan masuk ke dalam rumah kami,” tambah Siti.

Pemerintah setempat pun langsung turun tangan dengan membantu evakuasi warga yang terdampak banjir. Camat Cikalong, Budi, mengatakan bahwa evakuasi dilakukan dengan menggunakan perahu karet untuk membawa warga ke tempat pengungsian yang lebih aman. “Kami akan terus memantau situasi di lapangan dan siap memberikan bantuan yang diperlukan bagi warga yang terdampak banjir,” ujar Budi.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat banjir tersebut. Namun, sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terendam air sungai yang meluap. “Kami berharap banjir ini segera surut dan kami bisa kembali ke rumah kami masing-masing dengan kondisi yang aman,” ungkap Siti.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan yang tinggi diprediksi masih akan terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat dalam beberapa hari ke depan. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir dan longsor akibat hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut. “Kami akan terus memantau perkembangan cuaca di wilayah ini dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat,” kata Kepala BMKG setempat.