Dua orang pekerja di sebuah pabrik gula di Jawa Timur tewas dalam kecelakaan kerja yang terjadi pada hari Rabu (18/8) pagi. Kecelakaan tersebut terjadi ketika mesin penggiling gula tiba-tiba mengalami kerusakan dan menyebabkan ledakan yang cukup besar.
Korban pertama, Budi (25), ditemukan tewas di lokasi kejadian dengan luka bakar parah di tubuhnya. Sedangkan korban kedua, Ani (30), meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit terdekat akibat luka bakar yang dialaminya.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat PT Gula Jaya, Siti, mengungkapkan bahwa pihak perusahaan sedang melakukan investigasi terkait penyebab pasti terjadinya kecelakaan tersebut. “Kami masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini. Saat ini, kami fokus pada pemulihan kondisi para korban dan keluarganya,” ujar Siti.
Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, mesin penggiling gula tersebut sebelumnya telah mengalami beberapa kali kerusakan kecil. Namun, kerusakan tersebut selalu segera ditangani oleh tim teknisi perusahaan.
Kecelakaan ini menyebabkan seluruh aktivitas produksi di pabrik gula tersebut terhenti sementara. Pihak manajemen pabrik berjanji akan memberikan kompensasi kepada keluarga korban atas kecelakaan yang menimpa mereka.
Para pekerja di pabrik gula tersebut mengaku sangat terpukul dengan kejadian tersebut. Mereka berharap agar pihak manajemen dapat memberikan perlindungan dan jaminan keselamatan kerja yang lebih baik di masa depan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja setempat, Bambang, menegaskan bahwa pihaknya juga akan turut melakukan investigasi terkait kecelakaan kerja ini. “Kami akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini dan memastikan hal serupa tidak terulang di tempat kerja lainnya,” ujar Bambang.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan terkait kecelakaan kerja di pabrik gula tersebut. Masyarakat di sekitar pabrik juga ikut prihatin atas kejadian ini dan mengharapkan agar kasus serupa tidak terjadi lagi di masa depan.