Pada hari Senin, 20 September 2021, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyatakan keprihatinannya terkait konflik yang terus berlanjut di Afghanistan. Guterres menekankan perlunya upaya perdamaian yang lebih besar untuk mengakhiri kekerasan yang telah melanda negara tersebut selama bertahun-tahun.

Guterres mengatakan, “Saya sangat khawatir dengan situasi di Afghanistan. Kita harus bekerja sama untuk menemukan solusi yang berkelanjutan dan damai bagi rakyat Afghanistan.” Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di markas besar PBB di New York.

Konflik di Afghanistan telah berlangsung selama beberapa dekade, dengan peningkatan kekerasan setelah pasukan Amerika Serikat menarik diri dari negara tersebut bulan lalu. Guterres menegaskan pentingnya upaya internasional untuk mendukung negosiasi damai di Afghanistan.

Menanggapi pernyataan Guterres, Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, menyambut baik dukungan PBB dalam upaya mencapai perdamaian di negaranya. Ghani menyatakan, “Kami siap untuk bekerja sama dengan PBB dan negara-negara lain dalam mencapai perdamaian yang berkelanjutan di Afghanistan.”

Pada pertemuan tersebut, Guterres juga menyerukan agar bantuan kemanusiaan disalurkan secara cepat dan efisien kepada warga sipil yang terdampak konflik di Afghanistan. Belum lama ini, bantuan kemanusiaan telah sulit diakses di beberapa wilayah akibat peningkatan kekerasan.

Guterres menekankan perlunya perlindungan bagi warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak, yang rentan terhadap dampak konflik. Dia juga menekankan pentingnya menghormati hak asasi manusia dan menjaga perdamaian di Afghanistan.

Pernyataan Guterres tersebut mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk organisasi kemanusiaan dan negara-negara anggota PBB. Mereka menyerukan agar semua pihak yang terlibat dalam konflik di Afghanistan untuk segera menghentikan kekerasan dan memulai dialog untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan.

Krisis kemanusiaan di Afghanistan semakin memprihatinkan dengan adanya peningkatan jumlah pengungsi dan korban perang. Guterres menegaskan perlunya tanggapan internasional yang komprehensif untuk mengatasi situasi tersebut dan mencegah terjadinya krisis kemanusiaan yang lebih besar.

Dalam mengakhiri konferensi persnya, Guterres menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya perdamaian di Afghanistan dan memastikan bahwa bantuan kemanusiaan dapat tersalurkan dengan baik kepada mereka yang membutuhkan. Dia juga mengajak semua pihak terkait untuk bekerja sama demi mencapai perdamaian yang berkelanjutan di negara itu.