Pemerintah Provinsi Riau melalui Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Riau telah menyelesaikan seleksi penerimaan peserta didik baru untuk tahun ajaran 2026. Sebanyak 252 calon atlet dari 20 cabang olahraga telah dinyatakan lolos untuk mengisi kuota jalur berasrama dan jalur mandiri.
Proses seleksi tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memanfaatkan Wisma Atlet di kawasan Rumbai sebagai fokus utama dalam pembinaan atlet muda. Kerjasama antara Dinas Pemuda dan Olahraga Riau dengan Dinas Pendidikan Riau menjadi kunci dukungan bagi para atlet muda dalam mendapatkan lingkungan tinggal yang representatif selama masa pendidikan.
Kepala SKO Riau, Taslim, menjelaskan bahwa skema penerimaan tahun ini dibagi menjadi dua kategori, yaitu jalur berasrama dan jalur mandiri, untuk mengoptimalkan daya tampung. Sebanyak 130 siswa diterima melalui jalur berasrama, sementara 122 siswa lainnya melalui jalur mandiri. Mereka yang tinggal di asrama dan Wisma Atlet akan mendapatkan pengawasan dan pembinaan intensif.
Proses penyaringan dilaksanakan pada 11-12 April dengan melibatkan 422 pendaftar. Tim penguji terdiri dari akademisi, pelatih profesional, dan perwakilan KONI Riau untuk menjaga transparansi dan objektivitas penilaian. Kriteria penilaian meliputi aspek fisik, ketangkasan teknik, dan potensi jangka panjang di masing-masing cabang olahraga.
Taslim menegaskan bahwa standar ketat diberlakukan agar angkatan terbaru dapat melampaui capaian prestasi para pendahulu mereka. Para siswa yang terpilih diharapkan dapat menjadi tulang punggung kontingen Riau dalam berbagai kejuaraan baik di level nasional maupun internasional.
Daftar nama peserta yang lolos akan diumumkan secara resmi pada 25 April 2026. Setelah pengumuman tersebut, para siswa akan menjalani program pelatihan terintegrasi yang menggabungkan kurikulum akademik dan penguatan fisik di sentra olahraga Rumbai.