Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru, Syafrian Tommy, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMP dan Paket B pendidikan nonformal berjalan lancar hingga hari ketiga. Pada Rabu (8/4/2026), Syafrian Tommy menyatakan, “Alhamdulillah secara umum pelaksanaan TKA hingga hari ini berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti.”
Syafrian Tommy juga menambahkan bahwa ada upaya antisipasi jika terjadi kendala kecil selama gladi. Dia menyebutkan, “Saat gladi, mungkin ada hal kecil, tapi bisa diantisipasi. Seperti ada ruangan yang terkendala NCB, itu sudah kita ganti dan upayakan perbaikannya. Dan bisa dipastikan itu tidak mengganggu secara umum.”
Dalam upaya menjaga stabilitas pelaksanaan TKA, pihak Disdik Pekanbaru berharap mendapat dukungan dari PLN dan provider jaringan internet. Syafrian Tommy menyampaikan, “Kita mohon dukungan dari PLN dan provider jaringan internet yang bekerjasama dengan sekolah, untuk memastikan dan menjaga stabilitas pelaksanaan TKA.”
Sebagai langkah antisipasi, Disdik Pekanbaru telah menyiapkan gelombang khusus yang akan digelar pada Rabu-Kamis, 15-16 April bagi sekolah yang mengalami kendala pada waktu pelaksanaan yang ditentukan. Syafrian Tommy menegaskan, “Bagi TKA yang mengalami kendala pada waktu yang ditetapkan, antisipasi yang kita telah siapkan berupa menyediakan gelombang khusus.”
Hingga saat ini, belum ada laporan masuk terkait sekolah yang akan menggunakan gelombang khusus tersebut. Syafrian Tommy menyatakan, “Alhamdulillah, hingga saat ini belum ada laporan terkait sekolah yang akan menggunakan gelombang tersebut. Artinya masih berjalan dengan baik.”
Bagi siswa yang tidak dapat mengikuti TKA tepat waktu karena sakit dan memerlukan perawatan medis, gelombang khusus juga menjadi solusi yang akan diberikan Disdik Pekanbaru. Syafrian Tommy menjelaskan, “Ketika ada siswa yang sakit, tim akan melakukan pengecekan apakah memungkinkan akan dilakukan TKA di tempat dia dirawat, karena kan prosesnya online. Tapi tetap dilakukan dengan pengawasan.”
Jumlah peserta TKA tingkat SMP di Kota Pekanbaru mencapai 14 ribu siswa kelas IX, sedangkan peserta dari sekolah nonformal seperti SKB dan PKBM mencapai sekitar 725 siswa. Jumlah ini belum termasuk peserta yang berada di bawah Kementerian Agama.