Sebanyak 1.364 calon jemaah haji asal Kota Pekanbaru telah menyelesaikan rangkaian vaksinasi meningitis dan polio sebagai syarat perjalanan ke Tanah Suci. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di Puskesmas Simpang Tiga dan berjalan tanpa kendala teknis hingga hari terakhir, Kamis (2/4/2026).
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, memantau langsung proses penyuntikan didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto. Program vaksinasi ini merupakan bagian dari perlindungan kesehatan wajib bagi setiap jemaah haji.
Zulkifli Syukur berharap persiapan kesehatan ini dapat mendukung kelancaran ibadah jemaah, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan ke tanah air kelak. Vaksinasi dilaksanakan selama empat hari sejak Senin lalu, dengan semua tahapan berjalan lancar menurut laporan dari pihak puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, menjelaskan bahwa pada hari penutupan vaksinasi, sekitar 300 jemaah dari empat wilayah kecamatan mendapatkan giliran vaksinasi. Mereka berasal dari kecamatan Senapelan, Payung Sekaki, Binawidya, dan Pekanbaru Kota.
Hazli Fendriyanto menegaskan bahwa selain vaksin meningitis dan polio yang wajib, Dinas Kesehatan juga memberikan ruang bagi jemaah yang ingin mendapatkan perlindungan tambahan dengan vaksin influenza. Namun, vaksin influenza bersifat opsional atau sekadar saran medis untuk menjaga daya tahan tubuh.
Vaksinasi hari terakhir difokuskan pada jemaah dari empat kecamatan tersebut, dan semua proses berjalan tertib menurut Hazli Fendriyanto. Vaksin influenza disarankan untuk proteksi tambahan, tetapi tidak wajib seperti vaksin meningitis dan polio.