Seorang pemudik wanita mengalami momen tak biasa saat arus mudik Lebaran di Rest Area KM 130 Tol Cipali. Ia tertinggal dari rombongan keluarganya setelah menunaikan salat subuh. Ketika kembali ke parkiran, ia menyadari mobil keluarganya telah pergi dan tidak ada di tempat. Upaya untuk meminjam ponsel dari sekitar tidak berhasil, sehingga ia meminta bantuan petugas di pos polisi dan bertemu dengan anggota Satlantas Polres Indramayu, Akung.
Petugas kemudian membantu menghubungi keluarga pemudik tersebut. Namun, karena sistem one way sedang diberlakukan di ruas Tol Cipali, kendaraan keluarganya tidak dapat kembali. Sebagai solusi, polisi mengantar pemudik tersebut menggunakan motor patroli (moge) untuk menyusul keluarganya. Pengalaman ini menjadi momen pertama yang tak terlupakan bagi pemudik tersebut.
“Alhamdulillah bisa sampai dan bertemu keluarga lagi. Terima kasih kepada petugas yang sudah membantu,” ujarnya. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pemudik agar selalu memastikan seluruh anggota keluarga sudah berada di kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan, terutama saat kondisi lalu lintas sedang diatur ketat.
Kejadian ini menunjukkan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang baik antara anggota keluarga saat melakukan perjalanan bersama. Semua pihak, termasuk petugas kepolisian, memberikan dukungan dan bantuan yang dibutuhkan untuk memastikan keselamatan dan keamanan pemudik. Hal ini juga menjadi pelajaran bagi pemudik lainnya agar lebih berhati-hati dan waspada selama musim mudik Lebaran.
Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti aturan lalu lintas dan petunjuk dari petugas yang bertugas demi kelancaran perjalanan. Kejadian ini juga menunjukkan solidaritas dan kerjasama yang baik antara petugas kepolisian dan masyarakat dalam memberikan bantuan dan jaminan keamanan. Semoga kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan keselamatan selama perjalanan, terutama saat dalam kondisi arus mudik yang padat.