Pemerintah Kota Batam mematangkan persiapan pelaksanaan pawai takbir Idulfitri 1447 Hijriah yang akan digelar untuk menyemarakkan malam kemenangan umat Islam setelah menjalani ibadah puasa Ramadan. Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (12/3/2026).

Firmansyah menyatakan bahwa pawai takbir merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat Batam. Pemerintah kota memastikan seluruh persiapan dilakukan secara matang agar kegiatan berlangsung tertib, aman, dan meriah. “Pawai takbir menjadi momentum syiar Islam sekaligus sarana kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri. Kami ingin pelaksanaannya berjalan lancar dan dapat dinikmati oleh masyarakat,” ujar Firmansyah.

Pawai takbir akan dilaksanakan pada malam 1 Syawai 1447 H pukul 19.30 WIB. Rute pawai akan dimulai dari kawasan Dataran Engku Putri, Batamcentre, kemudian melintasi sejumlah ruas jalan utama, yakni Simpang Pollux – Simpang Kepri Mall – Flyover Laluan Madani – Simpang Gelael – Bundaran Madani – Hotel 01 – Bundaran BP Batam, dan berakhir kembali di kawasan kantor Wali Kota Batam.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam, Yusfa Hendri, menyatakan bahwa pawai takbir tahun ini akan diramaikan kendaraan hias dari berbagai instansi dan organisasi. “Kami mengundang partisipasi berbagai pihak untuk ikut memeriahkan pawai takbir, mulai dari BP Batam, organisasi perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, hingga instansi vertikal, perbankan, dan sektor perhotelan,” kata Yusfa.

Kendaraan hias yang mengikuti pawai harus memenuhi sejumlah ketentuan teknis. Kendaraan yang digunakan berupa mobil pikap atau lori dengan maksimal enam roda. Tinggi kendaraan hias dibatasi maksimal empat meter, dengan jarak minimal dari permukaan aspal sekitar 50 sentimeter. Setiap kendaraan juga diharapkan diisi oleh 7 hingga 10 peserta yang dapat menampilkan logo, slogan, serta dekorasi bertema Idulfitri.

Yusfa menjelaskan bahwa konstruksi dekorasi kendaraan harus dirancang aman dan tidak mengganggu pandangan pengemudi maupun sistem penerangan kendaraan. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama, sehingga desain kendaraan hias harus memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan berlalu lintas. Seluruh kendaraan yang akan mengikuti lomba diwajibkan mendaftar ke Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam paling lambat 18 Maret 2026 untuk mendapatkan nomor peserta.

Penilaian dalam lomba pawai takbir meliputi beberapa aspek, di antaranya lafaz dan suara takbir, dekorasi kendaraan sesuai tema Idulfitri, kerapian dan keserasian, jumlah peserta dan kekompakan, serta ketertiban dalam berlalu lintas. Panitia juga menyiapkan hadiah bagi peserta terbaik, yakni juara pertama sebesar Rp12 juta, juara kedua Rp10 juta, dan juara ketiga Rp8 juta.