Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melakukan pengecekan kesiapan ruas Jalan Tol Pekanbaru–Dumai menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui sosialisasi Pra Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 yang dirangkaikan dengan pembagian takjil kepada pengguna jalan di Rest Area KM 45 A pada Selasa (10/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, Eko Baskara Saputra, yang mewakili Direktur Lalu Lintas Polda Riau. Turut hadir perwakilan pengelola tol dari Hutama Karya Regional Sumbagteng, yakni Kabagops HK Regional Sumbagteng Yoni, Kepala Ruas Tol Pekanbaru–Dumai Fabian, Kanit Tol AKP Erwan, serta personel pengamanan tol.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan rapat koordinasi bersama pengelola jalan tol di Central Komunikasi Hutama Karya untuk membahas kesiapan pengamanan serta strategi pelayanan lalu lintas dalam menghadapi potensi peningkatan volume kendaraan selama periode mudik. Setelah itu, rombongan melakukan pengecekan langsung kondisi ruas tol guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang mendukung keselamatan pengguna jalan.
Kegiatan dilanjutkan di Rest Area KM 45 A dengan memberikan sosialisasi kepada pengguna jalan mengenai pentingnya keselamatan berkendara di jalan tol. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan informasi terkait kebijakan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri mengenai pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas selama masa pelaksanaan Operasi Ketupat, guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran.
Selain memberikan edukasi keselamatan, personel Ditlantas Polda Riau bersama pihak Hutama Karya turut membagikan takjil kepada pengendara yang singgah di rest area sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, Eko Baskara Saputra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.
Ia juga mengimbau para pengendara yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat jika merasa lelah selama perjalanan. Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan pengelola jalan tol menjadi kunci dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan lancar selama masa mudik Lebaran.
Salah seorang pengemudi yang berada di Rest Area KM 45 A, Ridwan Harahap, mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilakukan Ditlantas Polda Riau. Ia menilai edukasi keselamatan tersebut sangat bermanfaat bagi para sopir, terutama menjelang musim mudik yang biasanya dipadati kendaraan.