Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa partainya tidak akan terlibat dalam pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. AHY menyatakan hal ini dalam sebuah konferensi pers yang digelar di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, hari ini.

“Pak Jokowi sudah mengetahui bahwa Partai Demokrat tidak akan masuk dalam pemerintahannya. Kami akan menjadi oposisi yang konstruktif,” ujar AHY di hadapan para wartawan.

Keputusan Partai Demokrat untuk menjadi oposisi ini diambil setelah melalui pertimbangan yang matang. Menurut AHY, partainya ingin memberikan kontrol yang sehat terhadap jalannya pemerintahan.

“Kami ingin memberikan pengawasan yang ketat terhadap pemerintahan agar dapat berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi,” tambah AHY.

Partai Demokrat juga menegaskan bahwa mereka tetap akan mengawal pembangunan negara dan tidak segan-segan untuk mengkritik kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan masyarakat.

“Kami akan terus mengawal pembangunan negara, namun tetap kritis terhadap kebijakan yang tidak pro-rakyat,” ujar AHY.

Selain itu, AHY juga menegaskan bahwa Partai Demokrat akan terus berjuang untuk memperjuangkan keadilan dan kebenaran bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kami akan terus berjuang untuk keadilan dan kebenaran demi Indonesia yang lebih baik,” pungkas AHY.