Sebanyak 50 ribu penduduk di Desa Mekarsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terpaksa mengungsi akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Banjir bandang terjadi akibat meluapnya Sungai Cileungsi yang disebabkan oleh hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi.
Kepala Desa Mekarsari, Budi Santoso, mengatakan bahwa banjir bandang ini merupakan yang terburuk yang pernah dialami oleh desa tersebut dalam 10 tahun terakhir. “Kami sangat terkejut dengan tingginya air yang masuk ke pemukiman warga. Kini kami sedang berupaya untuk memberikan bantuan dan evakuasi kepada warga yang terdampak banjir,” kata Budi.
Banjir bandang ini juga menyebabkan terputusnya akses jalan utama menuju desa tersebut, sehingga tim evakuasi kesulitan untuk mencapai warga yang membutuhkan bantuan. Tim SAR dan relawan terus berusaha untuk menyelamatkan warga yang terjebak banjir bandang.
Warga Desa Mekarsari yang telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman mengaku khawatir dengan kondisi rumah dan harta benda yang tertimbun banjir. Mereka berharap agar bantuan dapat segera datang untuk membantu mereka dalam mengatasi dampak banjir bandang ini.
Pemerintah setempat juga telah menyiagakan bantuan untuk warga yang terdampak banjir bandang. Bantuan berupa logistik dan perlengkapan evakuasi telah disalurkan ke lokasi terdampak untuk membantu warga yang membutuhkan.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat banjir bandang ini. Namun, evakuasi terus dilakukan untuk memastikan seluruh warga Desa Mekarsari dalam kondisi aman dan terhindar dari bahaya banjir bandang yang masih mengancam wilayah tersebut.