Dewan Pengawas yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Siak, Suryana Hakim, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kinerja operasional Perumdam Tirta Siak. Suryana menegaskan hal ini meskipun dihadapkan pada kondisi yang tidak mudah.

Suryana menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya untuk menjalankan tugas sebagai Dewan Pengawas sekaligus Plt Direktur Perumdam Tirta Siak. Ia menyadari bahwa jabatan ini bukan tugas yang mudah, terutama melihat kondisi Perumdam Tirta Siak saat ini.

Perumdam Tirta Siak memiliki peran strategis sebagai penyedia Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang air minum bagi masyarakat. Oleh karena itu, keberlangsungan dan kualitas layanan menjadi sangat penting. Suryana menegaskan bahwa air minum merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan menyangkut hajat hidup banyak orang.

Suryana menjelaskan bahwa tugas yang diembannya bersifat sementara hingga ditetapkan direktur definitif. Namun, ia berusaha semaksimal mungkin agar operasional perusahaan tetap berjalan dengan baik selama masa transisi.

Salah satu tantangan besar yang dihadapi Perumdam Tirta Siak adalah tingginya angka Non-Revenue Water (NRW) atau kehilangan air akibat kebocoran dan faktor teknis lainnya. Suryana mengungkapkan bahwa kondisi ini menjadi sumber kerugian perusahaan dan membebani keuangan daerah.

Selain itu, Suryana juga menyoroti kewajiban pembayaran kepada mitra kerja sama melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang berpotensi menjadi beban tambahan, baik bagi Perumdam Tirta Siak maupun Pemko Pekanbaru. Ke depan, ia menekankan pentingnya efisiensi keuangan, optimalisasi pelayanan kepada pelanggan, serta pembenahan sistem operasional.

Dengan harapan agar Perumdam Tirta Siak dapat menjalankan fungsinya secara lebih efektif dan berkelanjutan, Suryana menegaskan pentingnya efisiensi keuangan, optimalisasi pelayanan kepada pelanggan, serta pembenahan sistem operasional.