Perekonomian wilayah Sumatra pada tahun 2025 tumbuh positif, dengan Provinsi Riau menjadi salah satu penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) regional. Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, menyampaikan bahwa secara agregat ekonomi Sumatra pada 2025 tumbuh 4,81 persen dan seluruh provinsi di kawasan tersebut mengalami pertumbuhan.

Secara agregat, pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatra tahun 2025 tumbuh sebesar 4,81 persen. Perekonomian seluruh provinsi di Sumatra mengalami pertumbuhan. Jika ditinjau berdasarkan kontribusi PDRB dari tiap provinsi di wilayah regional Sumatra, Sumatera Utara dan Riau memiliki kontribusi tertinggi yaitu masing-masing sebesar 23,54 persen dan 22,88 persen.

Provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatra pada 2025 adalah Kepulauan Riau, sedangkan pertumbuhan terendah terjadi di Aceh. Provinsi Kepulauan Riau merupakan provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi sebesar 6,94 persen, sedangkan Provinsi Aceh mengalami pertumbuhan ekonomi terendah sebesar 2,97 persen.

Dari sisi kinerja daerah, perekonomian Riau sendiri juga menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Ekonomi Riau tahun 2025 tumbuh sebesar 4,79 persen, membaik dibandingkan capaian tahun 2024 yang mengalami pertumbuhan sebesar 3,52 persen.

Pertumbuhan ekonomi tersebut, lanjutnya, didorong oleh sejumlah sektor usaha, terutama kelompok jasa. Dari sisi produksi, lapangan usaha jasa lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,41 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor luar negeri mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,86 persen.

Selain pertumbuhan tahunan, BPS juga mencatat perkembangan ekonomi triwulan IV-2025 yang masih menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ekonomi Riau triwulan IV-2025 terhadap triwulan IV-2024 tumbuh sebesar 4,94 persen.

Pertumbuhan tersebut terjadi pada hampir seluruh lapangan usaha, dengan sektor jasa keuangan dan asuransi mencatat pertumbuhan tertinggi. Lapangan usaha jasa keuangan dan asuransi mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 17,49 persen, sementara pengeluaran konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 4,59 persen.

Ekonomi Riau tetap tumbuh meski relatif terbatas dibandingkan triwulan sebelumnya. Ekonomi Riau triwulan IV-2025 terhadap triwulan sebelumnya tumbuh sebesar 0,12 persen. Struktur ekonomi Riau masih didominasi oleh beberapa sektor utama yang memiliki peranan besar terhadap PDRB daerah.