Sebuah penemuan yang menggegerkan terjadi di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau, dimana sebuah gajah Sumatra ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan hutan konsesi PT RAPP, tepatnya di Desa Lubuk Kembang Bunga. Satwa dilindungi tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa dengan bagian kepala hilang, memunculkan dugaan kuat adanya tindak kejahatan terhadap satwa liar.
Jajaran Polres Pelalawan bersama tim gabungan lintas instansi langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memulai penyelidikan mendalam setelah menerima laporan dari masyarakat. Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP I Gede Yoga Eka Pranata, mengungkapkan bahwa bangkai gajah ditemukan dalam posisi duduk dengan kondisi tubuh yang sangat memprihatinkan, menunjukkan indikasi awal adanya unsur kriminal.
“Kami masih mendalami penyebab kematian gajah ini. Saat ini fokus pada olah TKP serta pengumpulan keterangan dari saksi-saksi,” ujar Yoga, Kamis (5/2/2026). Tim gabungan yang terdiri dari Reskrim Polres Pelalawan, Polsek Ukui, Ditkrimsus Polda Riau, serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) telah melakukan prosedur nekropsi pada Rabu (4/2/2026) untuk memastikan penyebab kematian gajah.
Tim Bidlabfor Polda Riau juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian serta mengumpulkan sampel tanah di sekitar bangkai gajah untuk dilakukan uji laboratorium guna mendeteksi kemungkinan adanya zat kimia berbahaya atau unsur mencurigakan lainnya. Hingga kini, penyelidikan masih terus berjalan dengan pemeriksaan saksi tambahan dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengungkap kasus ini dan memburu pelaku yang bertanggung jawab atas kematian satwa dilindungi tersebut. Masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian satwa dan lingkungan serta melaporkan aktivitas mencurigakan atau dugaan tindak pidana kehutanan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan Call Center 110.
Penemuan bangkai gajah ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Winarno pada Senin (2/2/2026) malam. Saat melintas di kawasan tersebut, ia mencium bau busuk menyengat dari arah hutan dan menemukan bangkai gajah dalam kondisi tidak utuh, sehingga segera melaporkannya kepada pihak keamanan.