Seorang warga Desa Koto Tibun, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Riau, menjadi sorotan publik setelah memberikan nama unik kepada bayi laki-lakinya, yakni Ali Khamenei. Nama tersebut sontak viral di media sosial karena sama dengan nama Pemimpin Tertinggi Iran. Bayi itu lahir di salah satu rumah sakit bersalin di Kabupaten Kampar pada akhir Maret 2026.

Ayah bayi tersebut, AP (Arsa Putra), menjelaskan bahwa pemberian nama itu dilakukan dengan harapan baik untuk masa depan anaknya, tanpa maksud tertentu di balik pemilihan nama tersebut. “Motivasi saya hanya untuk kebaikan anak kami. Saya ingin anak kami menjadi ulama dan pemimpin yang besar seperti Ali Khamenei,” ujarnya.

Arsa menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk membuat nama tersebut menjadi viral. Namun, ia mengaku terkejut karena nama yang dipilih justru ramai diperbincangkan publik. Ia juga menyebut bahwa sebelum memberikan nama tersebut, ia telah berkomunikasi dengan pihak Kedutaan Besar Iran dan mengklaim telah mendapatkan izin penggunaan nama tersebut.

Menurutnya, pemilihan nama Ali Khamenei dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok yang ia anggap sebagai pemimpin besar dan ulama penting di Iran, dengan harapan anaknya kelak dapat tumbuh menjadi pribadi yang bijaksana dan berpengaruh. Peristiwa ini pun menjadi perhatian warganet dan viral di berbagai platform media sosial, sekaligus memunculkan beragam tanggapan dari publik terkait pemilihan nama yang tidak biasa tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada akhir Maret 2026 di Kabupaten Kampar, Riau, dan menarik perhatian banyak orang karena keunikan nama yang diberikan kepada bayi laki-laki tersebut. Sang ayah, AP, menegaskan bahwa keputusan pemberian nama tersebut didasari oleh harapan baik untuk masa depan anaknya.

Selain itu, sebelum memberikan nama Ali Khamenei, sang ayah juga telah memastikan izin penggunaan nama tersebut dari pihak Kedutaan Besar Iran. Hal ini menunjukkan keseriusan dan pertimbangan yang dilakukan sebelum memberikan nama tersebut kepada bayi tersebut.

Pemilihan nama tersebut juga diharapkan dapat menginspirasi anaknya untuk tumbuh menjadi sosok yang bijaksana dan berpengaruh, sebagaimana sosok Ali Khamenei yang dianggap sebagai pemimpin besar dan ulama penting di Iran. Respons dari publik pun bermacam-macam terkait keputusan tersebut, dengan perbincangan yang ramai terjadi di berbagai platform media sosial.