Universitas Lancang Kuning (Unilak) telah mencatatkan prestasi gemilang di awal tahun 2026. Menurut data terbaru yang dirilis oleh dua lembaga pemeringkatan internasional ternama, Webometrics dan UniRank pada bulan Januari 2026, Unilak resmi menjadi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik nomor satu di Provinsi Riau.
Prestasi tersebut menempatkan Unilak sebagai pilihan utama masyarakat di kategori universitas swasta, bersaing ketat di jajaran atas bersama perguruan tinggi negeri. Dalam rilis Webometrics 2026, Unilak menduduki peringkat pertama di antara Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Riau, atau peringkat ke-2 secara keseluruhan di Riau, tepat di bawah Universitas Riau (Unri).
Secara nasional, Unilak berhasil menembus peringkat 83 besar di Indonesia dan menduduki peringkat 2.663 di dunia. Pencapaian ini melampaui beberapa kampus besar lainnya di Riau, seperti UIN Suska Riau (Peringkat 3) dan Universitas Islam Riau (Peringkat 4).
Selaras dengan hasil Webometrics, lembaga pemeringkatan UniRank 2026 juga menempatkan Unilak di posisi ke-2 terbaik di Provinsi Riau setelah Universitas Riau. Unilak mencatatkan skor 41,23 dan duduk di peringkat 124 nasional. Posisi ini menjadikan Unilak tetap konsisten sebagai PTS dengan peringkat tertinggi di Riau, mengungguli Universitas Islam Riau (UIR) dan Universitas Muhammadiyah Riau (Umri).
Pencapaian ganda di dua lembaga pemeringkatan berbeda ini membuktikan komitmen Unilak dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sarana prasarana, serta tata kelola informasi di era digital. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Unilak sebagai destinasi pendidikan tinggi swasta paling kompetitif di wilayah Sumatera, khususnya di Provinsi Riau.
Rektor Unilak Prof Junaidi menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Unilak sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Riau yang diraih awal 2026. Menurut Prof Junaidi, Unilak merupakan kampus swasta yang memiliki visi unggul dan berlandaskan budaya Melayu.
Prof Junaidi juga mengundang masyarakat untuk bergabung dengan Unilak dalam melanjutkan pendidikan mereka, terutama melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program RPL ini memberi kesempatan bagi masyarakat pekerja untuk meraih gelar sarjana atau magister tanpa harus memulai dari awal.
Wakil Rektor I Unilak Assoc Profesor Dr Zamzami juga menegaskan bahwa program RPL di Unilak memberikan kesempatan luas bagi masyarakat, terutama yang sudah bekerja, agar tetap bisa meraih gelar sarjana atau magister dengan cepat. Program RPL di Unilak memungkinkan mahasiswa menyelesaikan studi sarjana hanya dalam 2 tahun dan Magister dalam 1 tahun, dengan proses perkuliahan yang dapat dijalani secara Hybrid (online dan offline).