Pemerintah Kota Bandung berencana untuk menutup sejumlah jalan di sekitar Taman Film di kawasan Braga pada hari Minggu mulai tanggal 25 Juli 2021. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan ruang lebih bagi masyarakat untuk beraktivitas di area tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Budi Hermawan, mengatakan bahwa penutupan jalan ini dilakukan sebagai bagian dari program pejalan kaki yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Bandung. “Kami ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk berjalan kaki dan menikmati keindahan sekitar Taman Film,” ujar Budi.

Penutupan jalan ini akan dilakukan mulai pukul 06.00 hingga 12.00 WIB setiap hari Minggu. Tidak hanya jalan di sekitar Taman Film, namun juga sejumlah jalan lain di sekitar Braga juga akan ditutup untuk mendukung program pejalan kaki tersebut.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, menyambut baik rencana penutupan jalan ini. Menurutnya, hal ini akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati udara segar dan berolahraga di pagi hari. “Program pejalan kaki ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dan juga semakin mempercantik kawasan sekitar Braga,” ungkap Oded.

Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program pejalan kaki ini. Salah satunya adalah keluhan dari sejumlah pedagang kaki lima di sekitar Braga yang merasa khawatir dengan penutupan jalan ini. Mereka mengkhawatirkan penurunan jumlah pengunjung yang akan berdampak pada penjualan mereka.

Namun, Budi Hermawan menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait, termasuk para pedagang, untuk mencari solusi terbaik dalam pelaksanaan program tersebut. “Kami akan terus berkomunikasi dengan semua pihak agar program pejalan kaki ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” tambah Budi.

Diharapkan dengan adanya program pejalan kaki ini, masyarakat Kota Bandung akan semakin sadar akan pentingnya gaya hidup sehat dan berolahraga. Selain itu, kawasan Braga juga diharapkan akan semakin ramai dan menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Program ini diharapkan bisa menjadi salah satu daya tarik utama bagi Kota Bandung sebagai kota pariwisata yang ramah bagi pejalan kaki.