Sebanyak 422 calon siswa Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Provinsi Riau telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan siap untuk mengikuti tahapan berikutnya, yaitu tes fisik dan uji bakat. Kepala SKO Riau, Taslim, menyampaikan bahwa para peserta yang lolos harus mencetak kartu tes melalui akun pendaftaran masing-masing sebelum mengikuti seleksi lanjutan. Seleksi fisik dan keberbakatan dijadwalkan akan berlangsung pada 11–12 April 2026, dan seluruh peserta diharapkan untuk mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi tahapan penting ini.
Tahun ini, SKO Riau membuka seleksi untuk 20 cabang olahraga, termasuk di antaranya atletik, bulutangkis, sepak takraw, renang, serta pencak silat dan taekwondo. Dari seluruh peserta, akan dipilih 252 siswa terbaik untuk bergabung sebagai atlet binaan, dengan 140 siswa akan diasramakan dan 122 siswa lainnya mengikuti program non-asrama.
Taslim menegaskan bahwa proses seleksi harus berjalan secara transparan dan objektif, serta meminta para pelatih untuk memilih calon atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama sekolah dan daerah. Para siswa yang lolos nantinya akan menjalani pendidikan terpadu di SKO, yang mengombinasikan pembelajaran akademik dengan latihan olahraga secara intensif dan disiplin.
Dengan demikian, SKO Riau berkomitmen untuk mempersiapkan generasi atlet muda yang berkualitas dan potensial. Tes fisik dan uji bakat yang akan dilaksanakan pada akhir pekan ini menjadi langkah awal bagi para calon siswa untuk mengembangkan bakat dan kemampuan olahraganya.
Melalui proses seleksi yang ketat dan transparan, diharapkan nantinya akan lahir atlet-atlet handal yang bisa mewakili sekolah dan daerah dengan baik. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi calon atlet dalam menghadapi tahapan seleksi yang menentukan ini.
SKO Riau tetap memastikan bahwa proses seleksi berjalan sesuai standar dan memberikan kesempatan yang sama bagi para peserta. Pendekatan pembelajaran terpadu di SKO diharapkan dapat menciptakan atlet yang tidak hanya memiliki prestasi di bidang olahraga, tetapi juga akademis yang baik untuk menunjang karir mereka di masa depan.