Pengurus Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, Doddy Herlando, menyampaikan bahwa tingkat pengangguran di Jawa Barat pada Februari 2021 mencapai 6,72 persen. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan periode November 2020 yang sebesar 7,07 persen.
Menurut Doddy Herlando, penurunan tingkat pengangguran ini disebabkan oleh adanya peningkatan jumlah lapangan kerja di sektor informal di Jawa Barat. Hal ini menjadi angin segar bagi perekonomian di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.
“Dengan adanya peningkatan jumlah lapangan kerja di sektor informal, diharapkan dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran di Jawa Barat,” ujar Doddy Herlando dalam keterangan resminya, Senin (15/3).
Doddy Herlando juga menambahkan bahwa sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja di Jawa Barat adalah sektor perdagangan, jasa, dan industri pengolahan. Di sisi lain, sektor pertanian mengalami penurunan dalam menyerap tenaga kerja.
“Kami terus berupaya untuk meningkatkan kualitas lapangan kerja di sektor-sektor yang menjanjikan di Jawa Barat, agar tingkat pengangguran dapat terus ditekan,” tutur Doddy Herlando.
Menyikapi data yang dirilis oleh BPS Provinsi Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyampaikan apresiasinya terhadap upaya pengurangan tingkat pengangguran di daerahnya. Menurutnya, hal ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh pihak dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19.
“Kami akan terus berupaya untuk menciptakan lapangan kerja yang berkualitas bagi masyarakat Jawa Barat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi tingkat pengangguran di daerah ini,” ujar Ridwan Kamil.
Sementara itu, masyarakat Jawa Barat pun menyambut baik kabar penurunan tingkat pengangguran di daerahnya. Mereka berharap adanya peningkatan jumlah lapangan kerja dapat membantu memulihkan perekonomian yang terdampak akibat pandemi Covid-19.
“Kami berterima kasih atas upaya pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam mengurangi tingkat pengangguran di Jawa Barat. Semoga kedepannya dapat terus tercipta lapangan kerja yang lebih baik,” ungkap salah seorang warga Jawa Barat.