Dua unit rumah dinas milik perwira menengah kepolisian hangus dilalap si jago merah di Asrama Polisi (Aspol) Jalan Sisingamangaraja, Pekanbaru, pada Rabu (25/2/2026) siang. Kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 14.00 WIB dan dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi segera berjibaku memadamkan api. Hingga pukul 16.00 WIB, tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api tersembunyi yang tersisa.

Dampak kebakaran ini cukup parah karena tidak hanya menghanguskan struktur bangunan, tetapi juga melahap sejumlah kendaraan yang terparkir di dalamnya. Beberapa unit kendaraan kelas atas tak sempat diselamatkan dari kepungan api, seperti mobil Toyota Hilux double cabin, mobil listrik, serta satu unit motor Vespa yang hangus terpanggang.

Kondisi kontras terlihat pada beberapa kendaraan lain yang berada di area yang sama. Berkat aksi sigap warga atau petugas di lokasi, satu unit mobil Fortuner dan Pajero Sport berhasil diselamatkan setelah sempat dimundurkan menjauhi titik api. Namun, nasib nahas menimpa dua unit motor yang berada di sisi kanan rumah, yang ditemukan sudah dalam kondisi hangus.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Muharman, yang turun langsung ke lokasi kejadian, mengonfirmasi bahwa ada dua rumah dinas yang terdampak secara signifikan. Berdasarkan investigasi awal, sumber api diduga kuat berasal dari salah satu kamar di rumah bagian sebelah kanan. “Api melahap dua rumah dinas secara umum,” ungkap Muharman di tengah kerumunan petugas.

Hal yang cukup memprihatinkan adalah kondisi rumah yang sedang ditinggal penghuninya saat musibah terjadi. Pemilik rumah pertama yang terbakar sedang melaksanakan ibadah umroh bersama keluarga. “Untuk pemilik rumah dinas pertama sedang melaksanakan izin umroh dan pemilik kedua sedang dinas di Jakarta. Nanti untuk kerugian materil barangnya apa-apa saja sedang didatakan sama pihak keluarga,” jelas Muharman.

Ketidakhadiran penghuni membuat upaya penyelamatan barang-barang berharga di dalam rumah menjadi sangat terbatas. Sementara itu, rumah kedua yang menjadi korban adalah milik seorang perwira berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes). Saat kejadian, pemilik rumah tersebut juga sedang tidak berada di tempat karena tengah menjalankan tugas dinas di Jakarta. Hal ini menjelaskan mengapa kedua rumah tersebut dalam kondisi kosong saat api mulai berkobar di siang bolong.

Saat ini, garis polisi telah terpasang di sekeliling lokasi kejadian untuk kepentingan olah TKP. Pihak keluarga dari kedua perwira tersebut kini tengah bekerja sama dengan petugas untuk mendata total kerugian materil yang dialami. Petugas gabungan dari Damkar Pekanbaru, Brimob, dan Polresta Pekanbaru pun masih bersiaga di lokasi hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.