Ribuan masyarakat memadati ruas Jalan Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru, untuk menyaksikan kemeriahan Pawai Gema Takbir Idulfitri 1447 Hijriah pada Jumat (20/3/2026) malam. Sejak usai salat Isya, warga mulai berdatangan bersama keluarga, memenuhi badan jalan hingga trotoar demi mendapatkan posisi terbaik untuk melihat iring-iringan pawai yang melintas.
Suasana malam takbiran terasa semakin khidmat sekaligus semarak dengan gema takbir yang bersahut-sahutan. Cahaya obor yang dibawa peserta pawai menciptakan nuansa hangat dan religius, menambah kesan sakral di malam kemenangan. Rute pawai yang mengelilingi kawasan Masjid Raya An-Nur menjadi pusat perhatian. Berbagai atraksi ditampilkan, mulai dari mobil hias dengan miniatur masjid hingga dekorasi kreatif yang memukau dan mengundang tepuk tangan warga.
Tak hanya menyaksikan, banyak warga juga mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel mereka, menjadikan malam takbiran sebagai kenangan yang berkesan. Salah seorang warga, Fitra Setiawan (34), mengaku rutin datang setiap tahun bersama keluarga untuk menikmati suasana pawai. “Rasanya kurang lengkap malam takbiran tanpa pawai. Anak-anak juga senang melihat mobil hias dan obor. Ini jadi momen kebersamaan yang hangat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Marlina (28) yang menilai pawai tahun ini lebih meriah dan tertata. Ia menyebut kegiatan ini sebagai hiburan keluarga yang sarat nilai religius. Sementara itu, seorang remaja, Muhammad Alfi (19), mengungkapkan kebanggaannya terhadap antusiasme masyarakat. Ia berharap tradisi ini terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya daerah.
Pawai Gema Takbir Idulfitri 1447 H pun menjadi lebih dari sekadar perayaan, melainkan momentum yang mempererat kebersamaan serta memperkuat nilai persatuan di tengah masyarakat.