Pemerintah Kota Pekanbaru akan memulai pembangunan revitalisasi Bundaran Mall Pekanbaru (MP) di Jalan Jenderal Sudirman pada awal April 2026. Pembangunan ini dilakukan bekerja sama dengan pihak swasta, khususnya pengelola Mall Pekanbaru, tanpa menggunakan anggaran APBD kota. Tujuan revitalisasi ini adalah menata ulang kawasan strategis di jantung kota agar lebih indah dan menjadi ikon baru Pekanbaru. Total anggaran yang disiapkan mencapai hampir Rp3 miliar.
Proyek revitalisasi Bundaran MP meliputi desain ulang kawasan bundaran dan u-turn yang ada, agar lebih menarik dan fungsional. Konsep yang akan diusung adalah budaya Melayu, dengan tambahan air mancur dan spot foto untuk masyarakat. Wali Kota Agung Nugroho menyampaikan, “MP kita minta untuk memasang videotron besar. Kita ingin konsepnya mirip Bundaran HI di Jakarta,” pada Kamis (5/3/2026).
Revitalisasi ini diharapkan tidak hanya mempercantik tampilan kota, tetapi juga menambah daya tarik kawasan pusat kota sebagai titik ikon Pekanbaru. Langkah ini diambil untuk mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi di Kota Pekanbaru. Dengan melibatkan pihak swasta, diharapkan pembangunan dapat dilakukan dengan lebih efisien dan cepat.
Menurut Wali Kota Agung Nugroho, revitalisasi Bundaran MP juga akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha di sekitar kawasan tersebut. Selain itu, pembangunan ini juga akan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Pekanbaru.
Pengelola Mall Pekanbaru menyambut baik rencana revitalisasi ini, karena diharapkan dapat meningkatkan kunjungan dan minat masyarakat terhadap mall tersebut. Dengan adanya penataan ulang kawasan sekitar, diharapkan akan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan menarik bagi pengunjung.
Revitalisasi Bundaran MP juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pekanbaru dalam meningkatkan citra dan daya saing kota. Dengan memperindah kawasan strategis seperti bundaran, diharapkan dapat memberikan kesan positif bagi warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Pekanbaru. Proyek ini menjadi bukti komitmen pemerintah untuk terus melakukan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat secara luas.