Pemerintah Kota Surabaya mengumumkan bahwa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan diperpanjang hingga dua minggu ke depan. Keputusan ini diambil sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus corona yang semakin meningkat di wilayah tersebut. “Kami merasa perlu untuk memperpanjang PSBB guna melindungi warga Surabaya dari penyebaran virus corona yang semakin meluas,” kata Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Senin (15/6).
PSBB di Surabaya sendiri telah diberlakukan sejak awal bulan Mei lalu, namun jumlah kasus positif virus corona di kota tersebut terus bertambah. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 1.000 kasus positif virus corona dan puluhan pasien meninggal dunia akibat virus tersebut. “Kami sangat prihatin dengan situasi ini dan kami harus bersama-sama mengambil langkah yang tegas untuk mengendalikan penyebaran virus corona di Surabaya,” tambah Tri Rismaharini.
Dalam kebijakan PSBB yang diperpanjang ini, Pemerintah Kota Surabaya juga akan memperketat pengawasan terhadap aktivitas masyarakat. Seluruh warga diimbau untuk tetap berada di rumah kecuali untuk keperluan yang mendesak. Pihak kepolisian dan petugas gabungan akan melakukan patroli untuk memastikan pelaksanaan PSBB ini dijalankan dengan disiplin. “Kami akan melakukan penindakan kepada siapa saja yang melanggar aturan PSBB ini demi kebaikan bersama,” tegas Tri Rismaharini.
Selain itu, Pemerintah Kota Surabaya juga akan terus melakukan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan diri di tengah pandemi virus corona. Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak fisik saat beraktivitas di luar rumah. “Kami berharap dengan kesadaran dan kerjasama semua pihak, kita dapat melawan virus corona ini bersama-sama,” ujar Tri Rismaharini.
Meskipun kebijakan PSBB ini menimbulkan dampak ekonomi bagi sebagian masyarakat, namun Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa langkah ini diambil demi keselamatan bersama. “Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kami, dan kami akan terus berusaha untuk melindungi warga Surabaya dari ancaman virus corona ini,” pungkas Tri Rismaharini. Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah PSBB akan diperpanjang lagi setelah dua minggu ke depan, tergantung dari perkembangan situasi pandemi virus corona di Surabaya.