Polsek Benai di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, tengah gencar melakukan upaya pencegahan peredaran narkoba dengan menerapkan strategi kolaborasi. Strategi ini melibatkan tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan awak media wartawan sebagai mitra dalam memerangi peredaran barang haram di wilayah hukum Kecamatan Benai.

Kapolsek Benai, Ipda Ali Sodiq, mengungkapkan bahwa sejak penerapan strategi kolaborasi ini, pihaknya telah berhasil mengamankan tidak pidana peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Ali Sodiq menegaskan bahwa narkoba merupakan kejahatan yang merusak regenerasi generasi masa depan, dan Polsek Benai berkomitmen untuk tidak memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan tersebut.

Menurut Ali Sodiq, kolaborasi antara pihak kepolisian, masyarakat, dan media wartawan sangat penting dalam upaya pemberantasan narkoba dan kejahatan kriminal lainnya. Dengan adanya kerjasama ini, informasi awal yang diterima dapat membantu dalam mendeteksi tingkat kejahatan yang terjadi di Benai.

Ali Sodiq juga menekankan bahwa semua pihak harus terlibat dalam upaya pemberantasan kejahatan. Dukungan dari masyarakat dan wartawan sangat diperlukan untuk memutus mata rantai kejahatan di wilayah Benai. Informasi yang diterima dari masyarakat dan wartawan dapat menjadi sinyal awal untuk mengungkap kasus kejahatan yang terjadi.

Dengan kepemimpinannya yang baru, Ali Sodiq berharap Kecamatan Benai dapat menjadi lebih aman dan nyaman dari kejahatan. Polsek Benai siap melayani dan mengayomi masyarakat dengan baik, serta terus berupaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran narkoba. Semoga kolaborasi antara kepolisian, masyarakat, dan media wartawan dapat terus berjalan dengan baik demi terciptanya wilayah yang aman dan nyaman.