Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kesehatan Kota Bandung telah mengkonfirmasi bahwa kasus positif COVID-19 di Kota Bandung terus mengalami peningkatan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr. Feri Andriawan dalam keterangannya kepada media, Selasa (10/11).
“Kami mencatat bahwa peningkatan kasus positif COVID-19 di Kota Bandung terjadi dalam beberapa minggu terakhir. Hal ini menjadi perhatian serius bagi kami,” ujar dr. Feri.
Diketahui bahwa lonjakan kasus COVID-19 di Kota Bandung terjadi setelah libur panjang akhir Oktober lalu. Masyarakat diduga banyak yang abai terhadap protokol kesehatan selama libur tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama menjaga jarak, menggunakan masker, dan rajin mencuci tangan,” tambah dr. Feri.
Hingga saat ini, total kasus positif COVID-19 di Kota Bandung telah mencapai angka 1.200 kasus. Dengan peningkatan kasus yang signifikan, Pemerintah Kota Bandung kembali mengingatkan pentingnya kerjasama semua pihak dalam memutus penyebaran virus corona.
“Kami tidak bisa melawan pandemi ini sendirian. Diperlukan kerjasama semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat, hingga media massa untuk sama-sama berperan aktif dalam memerangi COVID-19,” tegas dr. Feri.
Pemerintah Kota Bandung juga telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menekan penyebaran virus corona, seperti peningkatan kapasitas tes swab dan tracing kontak. Semua ini dilakukan dalam upaya memutus mata rantai penularan COVID-19 di Kota Bandung.
“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meningkatkan efektivitas langkah-langkah pencegahan COVID-19. Semoga dengan kerjasama dan kesadaran bersama, kita dapat segera mengatasi pandemi ini,” pungkas dr. Feri.