Dalam acara konferensi pers yang diadakan hari ini di Jakarta, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan bahwa pemerintah akan segera meluncurkan program vaksinasi massal untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19. Program vaksinasi massal ini akan dimulai pada bulan depan dan akan menyasar seluruh lapisan masyarakat.
“Kami berharap dengan program vaksinasi massal ini, kami dapat mencapai kekebalan komunal dan mengendalikan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia,” kata Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers tersebut.
Vaksinasi massal ini akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, lanjut usia, dan kemudian akan dilanjutkan ke seluruh masyarakat. Pemerintah akan bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk rumah sakit, puskesmas, dan apotek untuk mendukung program vaksinasi ini.
“Kami telah menyiapkan sejumlah vaksin yang cukup untuk mencukupi kebutuhan vaksinasi massal ini. Selain itu, kami juga akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi ini,” tambah Budi Gunadi Sadikin.
Vaksin yang akan digunakan dalam program vaksinasi massal ini adalah vaksin Sinovac dan vaksin AstraZeneca. Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan percaya pada keamanan dan efektivitas vaksin tersebut.
“Vaksin ini telah melalui uji klinis dan telah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kami yakin vaksin ini aman untuk digunakan dan sangat penting dalam upaya kita untuk melawan pandemi Covid-19,” ujar Budi Gunadi Sadikin.
Program vaksinasi massal ini juga akan didukung dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Masyarakat diimbau untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak demi memutus mata rantai penyebaran virus.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu dalam memerangi pandemi ini. Dengan kerjasama dan dukungan dari semua pihak, kami yakin kita dapat mengatasi pandemi Covid-19 ini,” tutup Budi Gunadi Sadikin.