Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meninjau jalur mudik di lintas barat yang menghubungkan Riau dengan Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu (30/3). Kepolisian juga berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) untuk mengantisipasi bencana alam seperti longsor dan banjir. Jalur lintas barat ini menjadi jalur terpadat untuk masa mudik Lebaran Idul Fitri 2025, terutama karena sejarah bencana longsor yang pernah terjadi.

Menurut Herry, arus mudik di jalur lintas barat terbilang aman, lancar, dan kondusif. Herry mengecek 2 pos pengamanan, di rest area Km 32 Tol Pekanbaru – Bangkinang dan di XIII Koto Kampar. “Tentunya kita berharap kondisi ini bisa terus terjaga dengan baik. Kerja sama dan kolaborasi antar pihak-pihak terkait,” jelasnya.

Herry menyebutkan bahwa pelayanan maksimal akan terus diberikan kepada masyarakat pemudik hingga masa arus balik. Terkait potensi kerawanan seperti longsor dan jalan amblas di Kabupaten Kampar, Herry mengaku sudah melakukan koordinasi untuk antisipasi dan penanganannya. “Itu namanya kondisi darurat. Kita juga sudah siapkan sarana dan prasarana yang mendukung untuk dapat kita antisipasi dan tangani dengan baik,” ungkap Irjen Herry.

Dalam peninjauan tersebut, turut serta Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, Karoops Kombes Pol Ronny Lumban Gaol, serta perwakilan dari Dinas PUPR, Jasa Raharja, BPJN, dan lain-lain. Mereka berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kasat Lantas Polres Kampar AKP Vino Lestari menambahkan bahwa pihaknya bersama BPJN telah menyiapkan sejumlah alat berat seperti ekscavator, crane, dan mobil derek untuk antisipasi bencana alam seperti longsor. “Alat-alat berat itu standby untuk antisipasi jika ada bencana alam. Tapi mudah-mudahan tidak terjadi,” ucap Vino.

Dengan adanya kesiapan dan kerja sama antara berbagai pihak terkait, diharapkan arus mudik dan balik di jalur lintas barat Riau-Sumbar dapat berjalan lancar dan aman bagi para pemudik. Selain itu, upaya pencegahan dan penanganan potensi bencana alam juga menjadi prioritas dalam rangka menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan selama masa mudik Lebaran Idul Fitri 2025.