Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto menerima kunjungan Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Riau-Kepri dalam rangka membahas kondisi ketahanan pangan daerah. Pertemuan tersebut berlangsung di Kediaman Wakil Gubernur Riau, Jalan Sisingamangaraja, Pekanbaru, Selasa (31/03/2026).

Pimwil Bulog Riau-Kepri, Dani Satrio, menyoroti stabilitas stok bahan pokok khususnya beras dan minyak goreng, yang menjadi perhatian utama masyarakat. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah memastikan persediaan beras yang ada di Bulog dalam kondisi aman serta mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dijelaskan, ketersediaan beras di gudang Bulog saat ini berada pada level yang memadai, bahkan cukup untuk mengantisipasi kebutuhan. Hal ini menjadi kabar baik di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat.

Selain beras, Bulog juga memastikan ketersediaan minyak goreng di wilayah Riau dalam kondisi aman. Dani menegaskan bahwa distribusi berjalan lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan di pasaran.

Dengan kondisi tersebut, Pimwil Bulog Riau-Kepri Dani, mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir atau melakukan pembelian secara berlebihan. Ia menekankan bahwa pemerintah bersama Bulog terus menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok.

Diungkapkan, Bulog telah merencanakan penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama bagi kelompok yang membutuhkan.

Dani menyebutkan bahwa bantuan pangan tersebut akan segera diluncurkan oleh Plt Gubernur Riau dalam waktu dekat. Sehingga, program bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

“Selanjutnya, kami melaporkan ada bantuan pangan yang akan diluncurkan oleh beliau. Kita menunggu ketersediaan beliau untuk launching bantuan pangan ke seluruh Provinsi Riau yang dilakukan secara bergilir,” pungkasnya.(*)

Dengan demikian, pertemuan antara Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan Pimwil Bulog Riau-Kepri membahas kondisi ketahanan pangan daerah, dengan menyoroti stabilitas stok bahan pokok seperti beras dan minyak goreng. Selain itu, upaya penyaluran bantuan pangan juga menjadi fokus dalam menjaga daya beli masyarakat.