PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pekanbaru melakukan program perbaikan Peralatan Pemutus Tenaga (PMT) 20 kV pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan dan menjaga kontinuitas pasokan listrik di wilayah kerja.

Manager PLN UPT Pekanbaru, Andri Candra K, menyatakan bahwa perbaikan PMT menjadi fokus utama dalam menjaga stabilitas sistem tenaga listrik.

Perbaikan PMT dilakukan untuk memastikan kondisi mekanis dan elektrisnya selalu dalam keadaan prima. Salah satu aspek krusial dalam kegiatan ini adalah pembenahan komponen roller penggerak PMT 20 kV.

Kerusakan pada roller penggerak PMT dapat menghambat pergerakan mekanis PMT dan berisiko tinggi menyebabkan gangguan pada trafo daya.

Manager ULTG Rengat, Puji Santoso, menyatakan pentingnya inspeksi detail terhadap komponen mekanis PMT, termasuk roller penggerak, untuk mencegah kerusakan yang dapat berdampak signifikan.

Pengalaman lapangan menjadi sumber pembelajaran utama dalam meningkatkan kualitas pemeliharaan peralatan. Forum knowledge sharing antarbagian di PLN UPT Pekanbaru menjadi wadah untuk berbagi praktik terbaik dalam penanganan potensi gangguan.

Manager ULTG Teluk Lembu, Aditiya Milyanto, menilai kolaborasi antarbagian sebagai faktor penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan.

General Manager UIP3B Sumatera, Amiruddin, mengapresiasi langkah proaktif PLN UPT Pekanbaru dalam memperbaiki PMT 20 kV dan meningkatkan kompetensi teknis personel.

PLN UPT Pekanbaru optimistis dapat meningkatkan keandalan sistem kelistrikan melalui program perbaikan PMT 20 kV dan penguatan kompetensi teknis personel, untuk mendukung stabilitas pasokan listrik dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera.