Di tengah cuaca yang tidak menentu, hamparan jagung di Desa Sukamaju, Kecamatan Bantan, Bengkalis, Riau, tumbuh subur di atas lahan gambut seluas sekitar dua hektare yang dikelola BUMDes Restu Bersama. Hal ini menjadi harapan baru bagi masyarakat desa yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.
Panen perdana jagung dilakukan oleh warga dengan peralatan sederhana dan penyiraman manual setiap pagi dan sore, menghasilkan sekitar 6 hingga 7 ton jagung. Pj Kepala Desa Sukamaju, Sunarto, awalnya ragu dengan pertumbuhan jagung di tengah cuaca panas.
Bagi warga Sukamaju, keberhasilan panen jagung bukan hanya sekadar hasil panen, tetapi juga membuktikan potensi lahan gambut pesisir dalam mendukung ketahanan pangan. Mayoritas warga desa bekerja sebagai petani, sehingga keberhasilan ini membuka optimisme baru bagi mereka.
Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, menilai keberhasilan panen jagung di lahan gambut Desa Sukamaju sebagai contoh semangat kemandirian masyarakat desa dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Tanpa irigasi yang mewah, warga mampu menghasilkan jagung dalam jumlah yang cukup besar.
Potensi pertanian di wilayah pesisir Bengkalis masih terbuka lebar jika didukung pengelolaan yang tepat dan keterlibatan masyarakat desa. Dukungan juga datang dari Polres Bengkalis, yang siap mendampingi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintah.