BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Natuna
BATAM | SERANTAUMEDIA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Maritim Natuna mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di perairan Natuna, Kepulauan Riau (Kepri). Menurut Prakirawan BMKG Natuna, Dany Pangestu, tinggi gelombang berpotensi mencapai 1,25 meter hingga 2,5 meter di perairan utara, timur, dan selatan Natuna serta perairan Serasan pada tanggal 2-5 April.
Pola angin di wilayah perairan Kepri bergerak dari barat laut ke arah timur laut dengan kecepatan angin berkisar 3-20 knot. “Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Kepri bagian selatan,” jelas Dany.
Dany juga menyebutkan bahwa kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan pelayaran perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Serta kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan gelombang mencapai 1,5 meter.
Menurut Prakirawan BMKG Natuna, Dany Pangestu, peringatan dini ini dikeluarkan untuk memberi kesadaran kepada masyarakat akan potensi bahaya gelombang tinggi di perairan Natuna. “Kami mengimbau agar seluruh pihak yang beraktivitas di perairan Natuna tetap waspada dan memperhatikan kondisi cuaca,” ujarnya.
Dany menekankan pentingnya keselamatan pelayaran di perairan Natuna mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu. “Kami terus memantau perkembangan cuaca di wilayah ini dan akan terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat,” tambahnya.
Peringatan dini potensi gelombang tinggi ini juga menjadi perhatian bagi para pemangku kepentingan di sektor kelautan dan perikanan. Mereka diharapkan dapat mengambil langkah-langkah preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan di perairan Natuna.
Sebagai informasi tambahan, foto terkait peringatan dini potensi gelombang tinggi di perairan Natuna dapat dilihat pada gambar di atas. Penulis berita ini adalah Irvan Fanani.