Perbaikan jalan-jalan yang akan menjadi jalur mudik di Riau, baik yang merupakan jalan nasional maupun jalan provinsi secara umum sudah rampung. Dengan demikian, jalur-jalur tersebut sudah siap untuk dilintasi oleh masyarakat yang akan mudik keluar maupun masuk ke provinsi Riau.
Menurut Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau Yohanis Tulak Todingrara, perbaikan ruas jalan nasional di Riau sudah selesai dilakukan sejak bulan lalu. “Jalan nasional di Riau sudah siap dilintasi, perbaikan yang sebelumnya dilakukan sudah selesai,” katanya, Kamis (19/3/2026).
Untuk ruas jalan lintas yang masih dalam pengerjaan adalah di jalan lintas Timur di Pelalawan. Namun, pekerjaan ini tidak mengganggu arus lalulintas karena dilakukan di lokasi yang tidak dilintasi kendaraan.
Perbaikan jalan Riau-Sumatera Barat via Teluk Kuantan juga sudah selesai dilakukan. Begitu juga dengan jalan lintas Riau-Sumatera Utara dan Riau-Sumatera Barat via Bangkinang yang jalannya saat ini relatif bagus.
Secara umum, perbaikan jalan nasional yang akan digunakan sebagai jalur mudik di Riau sudah selesai. Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pihak terkait telah mendirikan 14 posko di sekitar jalur mudik. Posko tersebut didirikan selain untuk memantau kelancaran arus mudik, juga untuk menempatkan alat berat yang dapat digunakan untuk mengatasi kendala di jalur mudik seperti kerusakan akibat longsor.
Posko-posko tersebut juga dilengkapi dengan peta informasi jalan untuk memudahkan pemudik mengetahui arah jalan, terutama bagi mereka yang berasal dari luar provinsi Riau. Masyarakat juga dapat beristirahat di posko tersebut yang menyediakan tempat untuk beristirahat sejenak.
Lokasi ke-14 posko tersebut antara lain di Simpang Balam-Simpang Batang Rohil, Simpang Batang-Simpang Kulim Km 235+580 dan Simpang Batang-Simpang Kulim Km 230+300 Rohil, Duri-Kandis Bengkalis, Rantau Berangin-Batas Sumbar, Simpang Ujung Tanjung-Bagan Siapi-api, dan Simpang Kayu Ara Pelalawan.
Posko lainnya terdapat di Simpang Lago – Simpang Buatan, Simpang Lago-Sorek I, Sorek I -Batas Inhu, Pematang Reba-Siberida, Tempuling-Tembilahan, Marpoyan-Batas Kuansing, dan Taluk Kuantan Batas Sumbar, demikian yang disampaikan oleh Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau.