Pemerintah memastikan infrastruktur jalan nasional dan provinsi di wilayah Riau telah siap menyambut arus mudik Lebaran 2026. Secara umum, pengerjaan rehabilitasi dan pemeliharaan rutin di titik-titik krusial telah tuntas sehingga masyarakat dapat melintas dengan aman.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau, Yohanis Tulak Todingrara, menyatakan bahwa proses perbaikan ruas jalan nasional yang menjadi tanggung jawab pusat sudah dilakukan sejak bulan lalu. Ia menegaskan, hambatan fisik di badan jalan kini telah diminimalisir. “Jalan nasional di Riau sudah siap dilintasi. Perbaikan yang sebelumnya dilakukan di beberapa titik kini sudah selesai,” ujar Yohanis pada Kamis (19/3/2026).

Meskipun sebagian besar pengerjaan telah berakhir, Yohanis mencatat masih ada aktivitas di Jalan Lintas Timur, tepatnya di wilayah Pelalawan. Namun, ia menjamin pekerjaan tersebut tidak akan mengganggu arus lalu lintas karena berada di luar badan jalan yang dilalui kendaraan.

Untuk konektivitas antarprovinsi, jalur Riau–Sumatera Barat melalui Teluk Kuantan maupun Bangkinang dipastikan dalam kondisi mantap. Begitu pula dengan Lintas Riau–Sumatera Utara yang secara fungsional telah siap menampung volume kendaraan pemudik.

Guna mendukung kelancaran distribusi logistik dan pergerakan orang, BPJN Riau bersama instansi terkait menyiagakan 14 posko di sepanjang jalur utama. Selain sebagai pusat informasi, posko ini berfungsi sebagai pangkalan siaga alat berat untuk mitigasi bencana. “Posko didirikan untuk memantau kelancaran arus. Kami juga menyiagakan alat berat di lokasi tersebut agar jika terjadi kendala, seperti longsor, penanganan bisa dilakukan dengan cepat,” tutur Yohanis.

Di setiap posko, petugas menyediakan peta informasi jalan guna memandu pemudik yang berasal dari luar daerah. Fasilitas ini juga dapat dimanfaatkan oleh para pengemudi sebagai tempat istirahat sementara guna menghindari kelelahan saat perjalanan jauh.

Adapun sebaran 14 posko tersebut meliputi titik-titik strategis seperti Simpang Balam–Simpang Batang, Simpang Kulim di Rokan Hilir, Duri–Kandis, Rantau Berangin, hingga jalur lintas menuju perbatasan Sumatera Barat di Taluk Kuantan. “Masyarakat silakan memanfaatkan posko tersebut untuk beristirahat sejenak demi keselamatan berkendara,” tambahnya.