Lomba desain logo untuk peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Dumai telah resmi ditutup pada Selasa (3/3/2026) pukul 23.59 WIB. Sebanyak 240 karya desain dari berbagai daerah di Indonesia telah diterima panitia dan saat ini sedang dalam tahap penilaian oleh tim juri.

Menurut Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Dumai, Rikky Andesma, partisipasi para desainer dalam kompetisi tersebut sangat tinggi. “Antusiasme para desainer dari seluruh Indonesia sangat luar biasa. Tercatat sebanyak 240 peserta berpartisipasi dalam lomba desain logo Hari Jadi Kota Dumai ke-27 tahun ini,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Seluruh karya yang telah diterima saat ini sedang menjalani proses kurasi dan penilaian intensif oleh panitia serta dewan juri profesional. Tahapan penilaian direncanakan berlangsung mulai 4 hingga 8 Maret 2026.

Dalam proses penilaian, beberapa aspek akan menjadi pertimbangan utama, seperti relevansi, orisinalitas, fleksibilitas desain, nilai estetika, serta kemampuan logo dalam merepresentasikan identitas “Dumai Kota Idaman”. Selain itu, desain juga harus sesuai dengan tema peringatan tahun ini, yakni “SDM Unggul, Infrastruktur Berkelanjutan”, dan tidak boleh mengandung unsur SARA.

Dari ratusan karya yang masuk, akan dipilih tiga desain terbaik. Pemenang utama akan menerima hadiah sebesar Rp7,5 juta. “Keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” tegas Rikky.

Panitia berencana untuk mengumumkan pemenang pada 9 Maret 2026 melalui akun Instagram resmi Diskominfo Dumai. Logo terbaik akan menjadi hak milik penuh Pemerintah Kota Dumai dan akan digunakan sebagai identitas visual dalam berbagai kegiatan promosi dan publikasi peringatan hari jadi kota tersebut.