Seorang penumpang KMP Sembilang yang diketahui bernama Jeffry Setiawan (40) asal Kedoya Utara, Jakarta Barat, mengalami keadaan darurat medis di perairan Pulau Lobam, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau pada Minggu (5/4). Jeffry dilaporkan mengalami sesak napas sejak pukul 03.00 WIB ketika kapal berlayar dari Kuala Tungkal menuju Batam.
Meski telah diberi oksigen oleh kru kapal, kondisi Jeffry terus memburuk hingga akhirnya tidak sadarkan diri sekitar pukul 05.00 WIB. Kantor SAR Tanjungpinang menerima laporan dari KSOP Kijang pada pukul 05.55 WIB dan segera mengirimkan enam personel menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 11,3 mil laut dari Dermaga Dompak.
Tim SAR tiba di kapal pada pukul 06.50 WIB dan menemukan Jeffry dalam kondisi yang diduga sudah mengalami henti napas dan henti jantung. Proses evakuasi ke RBB selesai dilakukan pada pukul 07.35 WIB, kemudian korban dibawa ke Dermaga Telaga Punggur, Batam.
Setelah tiba di Dermaga Telaga Punggur pada pukul 08.05 WIB, tim dokter pelabuhan melakukan pemeriksaan intensif dan menyatakan bahwa Jeffry telah meninggal dunia. “Jenazah korban kemudian langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri,” ungkap Fazzli.
Dengan evakuasi korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup, demikian disampaikan oleh pihak terkait.