Seorang petani di desa Sumberagung, Banyuwangi, mengalami kerugian yang cukup besar akibat serangan hama wereng pada tanaman padi miliknya. Menurut petani bernama Budi, serangan hama wereng ini terjadi sejak dua minggu yang lalu dan merusak sekitar separuh dari total lahan sawahnya.

“Kami sudah berupaya untuk mengendalikan serangan hama wereng ini dengan menggunakan insektisida, namun belum membuahkan hasil yang maksimal. Tanaman padi kami semakin banyak yang mati akibat serangan wereng ini,” ujar Budi saat diwawancarai oleh awak media, Kamis (20/02).

Serangan hama wereng ini juga dirasakan oleh sejumlah petani lain di sekitar desa Sumberagung. Mereka mengaku kesulitan untuk mengendalikan hama yang menyerang tanaman padi mereka.

“Kami berharap ada bantuan dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini, agar kerugian kami tidak semakin besar,” ungkap salah seorang petani, Joko.

Menurut data yang dihimpun, serangan hama wereng ini juga terjadi di beberapa daerah lain di Banyuwangi. Hal ini membuat para petani semakin khawatir akan keberlangsungan panen padi mereka.

Pemerintah setempat pun telah memberikan peringatan dini terkait serangan hama wereng ini. Mereka juga telah menyiapkan langkah-langkah yang akan diambil untuk mengatasi masalah ini.

“Saat ini kami sedang melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian setempat untuk menangani serangan hama wereng ini. Kami berharap situasi ini segera dapat diatasi agar para petani dapat kembali melakukan aktivitas pertanian dengan normal,” ungkap Kepala Desa Sumberagung, Siti.

Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi dari pemerintah terkait bantuan yang akan diberikan kepada para petani yang terdampak serangan hama wereng ini. Para petani pun terus berharap agar bantuan tersebut segera direalisasikan agar mereka dapat meminimalisir kerugian yang mereka alami.