RSUD Arifin Achmad di Pekanbaru terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan menambah fasilitas hemodialisa guna mengakomodasi peningkatan jumlah pasien yang membutuhkan terapi cuci darah. Direktur RSUD Arifin Achmad, Yusi Prastiningsih, menyatakan bahwa tren pasien yang memerlukan terapi cuci darah mengalami peningkatan signifikan belakangan ini.

Saat ini, rumah sakit telah dilengkapi dengan 20 unit mesin hemodialisa dan berencana menambah sebanyak 30 unit lagi, sehingga total kapasitas akan menjadi 50 unit. Penambahan ini didukung dengan kesiapan fasilitas ruang hemodialisa yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Langkah ini diambil untuk mengurangi antrean pasien dan mempercepat waktu tunggu layanan, serta memungkinkan lebih banyak pasien mendapatkan terapi secara rutin dan berkelanjutan. Penguatan layanan ini juga sebagai bagian dari pengembangan fasilitas kesehatan dalam rangka peringatan 50 tahun RSUD Arifin Achmad, sekaligus menjawab tingginya kebutuhan layanan spesialis di wilayah Riau.

Penambahan mesin hemodialisa ini merupakan upaya RSUD Arifin Achmad dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada pasien yang membutuhkan terapi cuci darah. Diharapkan dengan adanya penambahan ini, pasien dapat mendapatkan pelayanan yang lebih baik dan memadai.

Direktur RSUD Arifin Achmad menyatakan bahwa penambahan mesin hemodialisa juga sebagai bentuk investasi dalam memperluas akses terhadap layanan kesehatan di wilayah tersebut. Dengan kapasitas yang lebih besar, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasien yang semakin meningkat.

Peningkatan kapasitas mesin hemodialisa ini diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan, mengurangi waktu tunggu pasien, dan memberikan pelayanan yang lebih optimal. RSUD Arifin Achmad terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan demi kepuasan pasien.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya RSUD Arifin Achmad dalam menjawab tantangan dalam pelayanan kesehatan, terutama terapi cuci darah. Dengan penambahan mesin hemodialisa, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.