Pemko Pekanbaru terus mematangkan langkah dalam mengoptimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pembahasan itu berlangsung dalam agenda kunjungan kerja Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Aula Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, pada hari Senin, 4 Mei 2026.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa optimalisasi APBD harus dilakukan melalui strategi yang terencana dan terukur. Menurutnya, fokus utama dalam optimalisasi APBD antara lain adalah perencanaan yang matang serta penyelesaian berbagai beban masa lalu yang masih mempengaruhi kinerja keuangan daerah.

Pemerintah Kota Pekanbaru juga menekankan pentingnya disiplin fiskal, peningkatan pendapatan daerah secara optimal, serta pengelolaan belanja yang tepat sasaran. Kontrol kepemimpinan yang kuat juga menjadi hal yang sangat penting agar seluruh kebijakan dapat berjalan sesuai dengan tujuan pembangunan daerah.

Agung menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat pembinaan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat kapasitas aparatur pemerintah daerah. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang lebih komprehensif dalam mengelola keuangan daerah secara profesional.

Peningkatan kapasitas ini dianggap sebagai kunci dalam mendorong aparatur agar semakin memahami prinsip-prinsip pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Tujuannya adalah agar setiap kebijakan anggaran dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Agung menekankan bahwa pertemuan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman aparatur daerah dalam mengelola keuangan secara baik dan benar. Dengan demikian, diharapkan kebijakan anggaran yang diambil dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.