Pemerintah Kota Pekanbaru telah memastikan dukungan finansial bagi jemaah haji asal wilayah setempat yang akan berangkat pada musim haji 2026. Alokasi anggaran sebesar Rp 7 miliar disiapkan guna menanggung seluruh biaya perjalanan lokal atau biaya embarkasi. Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyatakan bahwa dana tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan domestik jemaah. Dengan estimasi jumlah jemaah mencapai 1.300 orang, komponen biaya embarkasi diprediksi menyentuh angka Rp 4,6 juta per orang.

“Dana yang bersumber dari APBD ini tidak hanya mencakup transportasi udara, tetapi juga fasilitas pendukung lainnya,” ujar Agung Nugroho dalam keterangannya di Pekanbaru. Beberapa komponen utama yang dibiayai meliputi transportasi yaitu tiket pesawat pergi-pulang (PP) rute Pekanbaru–Batam, akomodasi fasilitas selama jemaah berada di Embarkasi Batam, serta logistik yaitu transportasi darat dari titik kumpul menuju bandara.

Langkah ini merupakan keberlanjutan dari kebijakan serupa pada musim haji 2024. Saat itu, pemerintah kota memberikan dukungan berupa bus angkutan jemaah dari Kantor Kementerian Agama Pekanbaru menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II, serta menanggung biaya perjalanan dan penginapan selama transit di Batam. Melalui subsidi ini, diharapkan beban finansial jemaah haji asal Kota Bertuah dapat berkurang, sehingga mereka bisa lebih fokus menjalankan ibadah di Tanah Suci.