Pemerintah Kota Pekanbaru menargetkan perbaikan Jalan Ali Aseral II di Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, dapat terealisasi pada tahun ini. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk memecah kepadatan arus lalu lintas yang selama ini menumpuk di poros utama Jalan HR Soebrantas.
Rencana pengerjaan akses penghubung tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar pada Jumat (10/4/2026). Dalam peninjauan tersebut, ia melihat langsung kondisi aspal yang mulai terkelupas di beberapa titik jalur yang menjadi akses penghubung warga menuju kawasan Arengka tersebut.
“Selama ini jalan ini dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Namun, karena beban kendaraan dan usia, kondisinya sekarang rusak dan memang belum pernah mendapat sentuhan perbaikan dari pemerintah,” ujar Markarius di sela-sela peninjauan.
Markarius menekankan bahwa optimalisasi Jalan Ali Aseral II memiliki fungsi krusial bagi mobilitas warga di kawasan Panam. Jika perbaikan rampung, pengendara dari arah Jalan Purwodadi dapat langsung menuju Jalan Soekarno-Hatta tanpa harus melewati titik jenuh kemacetan di Jalan HR Soebrantas.
Pemerintah daerah merespons usulan ini setelah menerima aspirasi dari tokoh masyarakat setempat yang mengeluhkan sulitnya akses alternatif yang layak. Selain jalan utama, perbaikan juga diproyeksikan menyasar sejumlah jalan lingkungan di sekitarnya, termasuk akses menuju Masjid Baitus Sakinah.
“Target kita pengerjaan bisa dilakukan tahun ini. Semakin banyak jalur alternatif yang layak, maka beban kendaraan di jalan protokol akan semakin berkurang,” tambahnya.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, Markarius didampingi oleh Camat Tuah Madani Farid Irwan Maulana dan Sekretaris Dinas Perkim Kota Pekanbaru Reza Fahlevi. Saat ini, Dinas Perkim tengah mematangkan teknis pengerjaan agar jalur tersebut segera siap menampung limpahan kendaraan dari pemukiman padat penduduk di Kelurahan Sidomulyo Barat.