Bandara Pinang Kampai di Kota Dumai resmi mendapatkan izin operasional, memberikan kabar gembira bagi masyarakat setempat. Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Perhubungan bekerja sama dengan Pelita Air Service yang ditunjuk oleh Pertamina untuk mengelola bandara tersebut.
Meski izin operasional sudah diterbitkan, Pemko Dumai sedang melakukan langkah strategis untuk menarik minat maskapai agar membuka rute penerbangan dari dan menuju Dumai. Kepala Dishub Kota Dumai, Said Effendi, SE, menjelaskan bahwa Bandara Pinang Kampai memiliki landasan pacu sepanjang 1.800 meter, mampu melayani penerbangan maskapai jenis Fokker atau Jet Pribadi.
Said Effendi menegaskan bahwa pesawat berbadan lebar seperti Boeing atau Airbus belum memungkinkan mendarat di bandara ini. Namun, infrastruktur yang ada sudah sangat memadai untuk pesawat jet regional dan Fokker. Dinas Perhubungan sedang berkomunikasi dengan sejumlah maskapai nasional untuk mengisi jadwal penerbangan di Bandara Pinang Kampai, termasuk Trans Nusa dan Lion Air.
Rencana rute penerbangan yang sedang dipertimbangkan meliputi Dumai – Batam, Dumai – Medan, dan Dumai – Jakarta, jika secara teknis memungkinkan. Said Effendi berharap proses komunikasi dengan maskapai tersebut dapat menghasilkan kerjasama dalam waktu dekat, terutama menjelang momentum mudik lebaran.
Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, menyambut positif pengaktifan kembali Bandara Pinang Kampai. Ia menegaskan bahwa bandara ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena dampaknya yang besar bagi mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan dikelolanya bandara oleh Pelita Air Service bersama Pemko Dumai, diharapkan konektivitas udara di Kota Dumai akan segera pulih.