Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) telah mematangkan persiapan pemberangkatan 202 Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 1447 H/2026 M melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Bagansiapiapi. Rapat ini dipimpin oleh Asisten I Setda Rohil, Rahmatul Zamri, dan melibatkan berbagai instansi terkait seperti Kementerian Agama, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga Satpol PP.
Proses persiapan akan dimulai pada 23 April 2026 dengan pengumpulan koper jemaah. Koper tersebut akan diberangkatkan lebih awal ke Dumai pada 26 April, bersamaan dengan keberangkatan jemaah melalui tiga rayon transportasi yang telah ditentukan.
Sebelum bertolak, seluruh jemaah akan berkumpul di Masjid As-Salam untuk mengikuti prosesi tepuk tepung tawar sebagai bentuk doa dan restu sebelum melanjutkan perjalanan menuju Dumai.
Setibanya di Dumai, para jemaah akan menginap satu malam sebelum diberangkatkan ke Batam menggunakan kapal laut pada 27 April 2026. Seluruh kebutuhan transportasi, akomodasi, dan konsumsi jemaah telah difasilitasi pemerintah daerah, termasuk penyediaan tenaga kesehatan selama perjalanan untuk memastikan kondisi jemaah tetap prima.
Sebanyak 202 jemaah dibagi dalam tiga rayon keberangkatan, dengan dukungan armada bus besar dan medium sesuai kebutuhan masing-masing wilayah. Jemaah diimbau untuk berangkat bersama rombongan resmi, namun bagi yang memilih berangkat mandiri, diwajibkan membuat surat pernyataan dan menanggung seluruh risiko serta biaya tambahan secara pribadi.
Untuk mendukung kelancaran acara pelepasan, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir telah menyiapkan fasilitas pendukung di lokasi, seperti air bersih dan toilet portabel, serta pengamanan dan pengaturan lalu lintas oleh instansi terkait.
Manasik haji tingkat kabupaten akan digelar pada 11 April 2026 di Masjid Agung Al-Ikhlas sebagai penutup rangkaian persiapan. Kakan Kemenhaj Rohil, Safri Johan, menegaskan pentingnya dukungan dan keselamatan jemaah selama perjalanan.